aku benci sinetron
20.34.00 | Author: avrie judrex
Aku benci sinetron...

Sekarang ini banyak tontonan terutama dari banyak sinetron di layar televisi kita yang menurutku dapat menghancurkan jalan pikiran kita, membutakan mata kita, menulikan telinga kita, meracuni otak kita, jika kita tidak menonton dengan hati. Dan payahnya banyak orang yang menontonnya tidak dengan hati.
Mengapa kita tidak menonton acara berita saja atau acara humor yang memang dapat memberi arti televisi sebagai media hiburan yang benar-benar menghibur. Atau berita, yang memberikan banyak pengetahuan. Sebenarnya acara sinetron baik untuk ditonton sebagai bentuk apresiasi seni para seniman, tetapi jika keadaannya seperti itu, menurutku bukanlah menjadi bentuk seni lagi, karena hanya menyuguhkan kepada kita bentuk-bentuk kekerasan, kelicikan dan kepicikan serta keracuna fikiran oleh setan yang ada pada peran antagonisnya.
Sungguh bukan sesuatu yang dapat mendidik atau meningkatkan spiritualitas kita kepada Yag Khalik. Memang apapun juga jika dilihat dari segi positif akan menghasilkan sudut pandang yang positif pula. Tapi kenyataannya, dengan sinetron tidak juga merubah pemikiran atau tingkah laku kita menjadi lebih baik, bahkan sebaliknya, pengaruh antagonislah yang banyak merasuki pikiran kita dan banyak membawa kita kepada hal-hal yang mengenaskan. Tentunya ini sangat memprihatinkan kita sebagai kaum yang terdidik atas segala pembodohan yang ada karena dampak negatif sinetron.
Apa alasan kita menonton sinetron yang membuat kita menjadi bodoh, membuat kita menjadi peniru adegan antagonis yang kadang tidak masuk akal, yang secara tidak sadar, banyak orang mencontohnya.
Bukankah masih banyak tonton televisi yang memang benar-benar memberikan tuntunan kepada kita. Bukan yang hanya mempertontonkan segala bentuk kekejaman dan sisi buruk manusia dan malah membanggakan setan karena tingkah mereka ditiru oleh kalangan manusia. Dengan segala akal bulus antagonis, dengan segala keterbatasn dan belas kasihan peran utama, segala bentuk fitnah, kekejaman, kekuasaan karena harta dan kekerasan yang terjadi sangat mempengaruhi kehidupan kita, apalagi jika yang menonton adalah anak-anak yang belum sempurna akalnya melihat dengan hati, sesuatu yang mereka lihat. Menjadikan kita malas dengan hal-hal yang lebih banyak dampak negatifnya daripada positifnya.
Marilah kita sebagai manusia yang penuh dengan keterbatasan, memilih dengan bijak apa yang sebaiknya kita suguhkan kepada mata dan hati kita, yang bisa membuat kita lebih hidup dalam menjalani hidup. Yang dapat menjadikan kita bahagia dengan melihat hal-hal yang membuat kita menjadi lebih bahagia karena banyak ilmu yang kita tahu. Yang menjadikan kita menjadi manusia yang terbuka matahatinya, yang karena itu akan mendatangkan inspirasi atau pemikiran yang lebih berguna bagi lingkungan kita.
Memang terkadang,sebagai manusia biasa, saya juga senang memanjakan mata melihat sinetron dengan sekilas, setelah saya sadar bahwa yang dipertontonkan itu tidak baik saya beralih mencari yang lebih baik. Mungkin jika jalan ceritanya hanya yang sewajarnya sebagaimana selayaknya sinetron, saya bisa terima. Namun ketika sesuatu yang telah dimasukkan dalam cerita yang panjangnya minta ampun, maka semakin malas saja menontonnya. Bagi sya mendengarkan radio lebih banyak artinya daripada menonton sinetron yang alur ceritanya sangat membosankan. Kalaupun bisa saya menggganti cerita-cerita sinetron tersebut, akan kuganti dengan mengisinya dengan produk tekhnologi atau gadget yang tidak akan pernah berhenti inovasinya. Menjadikan pemikiran kita lebih imaginatif dan kreatif, ketimbang cerita yang penuh dengan kekerasan dan kemustahilan yang menutup matahatikita.
Well, setidaknya masih banyak tontonan yang memberikan tuntunan. Yang masih dapat kita jadikan pilihan utama daripada sinetron. Yang dapat dapat mendidik kita dengan berbagai tekhnologi dan dapat membuka mata hati kita sebagai manusia yang dapat menginspirasi kita untuk kemajuan kehidupan kita.
Maka dari itu marilah kita menonton sesuatu yang berguna, dengan mata hati kita agar kita lebih bijak dalam menjalani kehidupan ini, agar kita lebih maju, bukan malah menjadi primitif karena sinetron yang menajamkan emosi kita, yach, emosi yang negatif, ketimbang kepekaan kita terhadap kaum yang lebih lemah. Thanx 4 all.